Hal tersebut menindaklanjuti pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan menerima surat dari Adhi Karya yang isinya akan mengundurkan diri kalau dipaksa bergabung satu konsorsium dengan PT Jakarta Monorail.
"Konsorsium tidak menyatakan akan mundur," tutur Corporate Secretary Adhi Karya, Amrozi Hamidi dalam penjelasannya kepada detikFinance, Sabtu (22/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun konsep monorel konsorisum BUMN ini, memperoleh tandingan dari Jakarta Monorail yang awalnya mengusulkan monorel namun telah diputuskan berhenti oleh mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo.
Dihubungi secara terpisah, Dirut Adhi Karya Kiswodarmawan menegaskan konsorsium BUMN bertekad tetap tak ingin bergabung dengan pihak swasta seperti Jakarta Monorail karena perbedaan konsep yang ditawarkan.
"Atas keputusan bersama rapat BUMN konsorsium di kementrian, sepakat tidak akan bergabung dengan swasta siapapun. Itu surat Adhi cs terakhir, bisa dicek," pungkasnya.
Sehari sebelumnya, Jokowi mengaku menerima surat dari Adhi Karya yang intinya menyatakan, pihak Adhi Karya bersama konsorsium BUMN tidak mau bergabung dengan Jakarta Monorail selaku kontraktor lama proyek monorel DKI.
"Kalau tetap (diminta bergabung) beliaunya (Adhi Karya) mengundurkan diri. Begitu intinya," ujarnya kemaren.
(hen/ang)










































