Megawati: Pemerintah Berhasil Perbaiki Ekonomi Makro
Kamis, 23 Sep 2004 10:54 WIB
Jakarta - Presiden Megawati Soekarnoputri menyatakan pemerintahannya telah berhasil melakukan konsolidasi fiskal dan perbaikan ekonomi makro. Oleh karenanya langkah yang dilakukan secara hati-hati tersebut perlu terus dilanjutkan. Demikian disampaikan Megawati saat menyampaikan pidato di depan Sidang Umum MPR di Gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/9/2004).Menurutnya langkah-langkah perbaikan yang ditempuh pemerintah selama ini telah berhasil meningkatkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) dan mengangkat pendapatan rata-rata per kapita penduduk Indonesia. Pada 2004 ini pendapatan per kapita nasional telah kembali mencapai sekitar US$ 1.000 atau sama dengan tingkat yang dicapai sebelum krisis pada 1997. Megawati juga menyebutkan pemerintah juga berhasil menurunkan defisit anggaran dari 3,2 persen PDB pada 2000 menjadi 2,1 persen PDB pada 2003 dan pada 2004 direncanakan dapat diturunkan menjadi 1,2 persen PDB. "Kita juga berhasil menurunkan ratio pinjaman pemerintah terhadap PDB dari 100 persen pada 2000 menjadi 70 persen pada 2003. Dan pada 2004 direncanakan dapat diturunkan menjadi 60 persen," kata Megawati.Pemerintah, lanjutnya, saat ini juga telah mengurangi subsidi BBM. Pengurangan subsidi tersebut dilakukan untuk mengalihkan ke dalam subsidi lain yang lebih tepat sasaran. Dalam tiga tahun terakhir, ratio subsidi BBM terhadap PDB mengalami penurunan dari 4,7 persen pada 2001 menjadi 1,9 persen pada 2002 dan 1,7 persen pada 2003. Pada tahun ini ratio subsidi BBM terhadap PDB ditargetkan menjadi 0,7 persen. Pada kesempatan itu Megawati juga mengungkapkan data-data alokasi subsidi untuk sektor-sektor lain seperti listrik, pangan, pupuk, benih dan bunga kredit program serta angkutan.
(nit/)











































