"Saya jaga warung saja tahun baru. Kita tutup buku tanggal 28 untuk efektif tanggal 31 Desember," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (27/12/2012)
Menurut Agus Marto, pada tanggal 28 Desember itu, pihaknya sudah bisa memperkirakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) karena tidak ada lagi pengeluaran. Hanya tinggal menunggu penerimaan yang masih dikejar Ditjen Pajak hingga tanggal 31 Desember 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Marto memperkirakan Silpa yang tersedia hingga akhir tahun hanya sekitar Rp 26 triliun. "Forecast kita itu Silpa Rp 26 triliun. Ini turun jika dibandingkan Silpa tahun lalu," tandasnya.
(nia/hen)










































