Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan aspek pertimbangan memberatkan pembiayaan APBN membuat regulasi tersebut tak kunjung terbit. "Itu semua dari APBN seperti HPP beras. Ini akan bengkak APBN kita," kata Hatta di Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Hatta berpendapat Bulog dapat melakukan impor dan memberikan peranan Bulog untuk melakukan pembelian dan stabilisasi. "Kalau drop ya harga kita patok. Kalau harga normal kita tidak perlu HPP, kalau harga drop kita lindungi," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perluasan peran Bulog ini sudah lama mencuat, hingga pada pertengahan tahun ini terjadi gejolak harga kedelai. Kejadian ini membuat pemerintah berencana memberi tugas baru bagi Bulog, namun hingga kini belum terealisasi.
(wij/hen)










































