Bakso Daging Celeng Beredar, Wamentan: Itu Masalah Moral

Bakso Daging Celeng Beredar, Wamentan: Itu Masalah Moral

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 04 Jan 2013 15:06 WIB
Bakso Daging Celeng Beredar, Wamentan: Itu Masalah Moral
Jakarta - Kementerian Pertanian menilai beredarnya bakso daging celeng atau babi hutan di Jakarta bukan karena mahalnya harga daging sapi. Tetapi lebih disebabkan oleh moral atau perilaku yang serakah.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (4/1/2012).

"Ternyata itu sama sekali tidak terkait dengan keterbatasan pasokan daging sapi atau mahalnya daging sapi. Itu masalah moral azhab, itu perilaku," kata Rusman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusman juga mengakui ada perbedaan harga daging yang cukup tajam antara harga daging sapi dengan daging celeng. Beberapa waktu lalu Kementerian Perdagangan mengatakan untuk harga daging celeng Rp 30-40 ribu/kg, sedangkan daging sapi Rp 90-100 ribu/kg.

"Oknum-oknum itu ingin memperoleh keinginan yang lebih banyak. Daging celeng itu di Indonesia adalah yang termurah dan konsumennya terbatas," tuturnya.

Untuk itu, Rusman rak segan meminta aparat berwenang memberikan hukuman terhadap oknum ini.

"Harus ada efek jera bagi para oknum itu. Sehingga dinas peternakan DKI yang melakukan uji lab-nya, dia bisa memperkarakan itu," cetusnya.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads