Seperti dikutip detikFinance dari siaran persnya, Minggu (6/1/2013), Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan angka tersebut menunjukkan tren yang positif, karena dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2011 yang hanya mencapai 97-98%.
Dia melanjutkan, beras sebanyak 3,35 juta ton tersebut dibagikan kepada sekitar 17,5 juta rumah tangga miskin di Indonesia melalui 13 kali penyaluran dalam setahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Realisasi pengadaan beras satu tahun pada 2012 mencapai 3.664.240 ton merupakan pengadaan beras tertinggi selama Bulog berdiri," tuturnya.
Capaian itu menyentuh peningkatan sebesar 210% jika dihitung secara prosentase. Apalagi jika dibandingkan pada tahun 2011 yang hanya mencapai 1.742.480 ton.
Untuk dapat mempertahankan capaian dan pengadaan beras dalam negeri, perusahaan terus berupaya meningkatkan strategi seperti dorong tarik, jaringan semut,'on farm'.
(zlf/dru)











































