Stasiun ini akan khusus melayani keberangkatan penumpang KRL menuju Bandara Soekarno-Hatta. Stasiun ini nantinya terletak di dekat stasiun KRL lama yakni Stasiun Sudirman dan berlokasi di lahan milik KAI.
"Stasiun baru betul, moderen, kereta baru," tutur Kepala Humas KAI Sugeng Priyono kepada detikFinance, Senin (7/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita satu paket, target 2014 awal secara fisik sudah kelar, Agustus launching itu schedule KAI. awal termasuk stasiun bandara selesai," tambahnya.
Untuk KRL Commuter bandara ini, titik berputarannya akan terletak di Stasiun Manggarai Jakarta. Selain itu, akan terdapat 32 kali perjalanan KRL bandara yang melayani dari pagi hingga malam dari atau ke Stasiun baru Sudirman ke Bandara Soekarno-Hatta.
"Manggarai nanti dipakai sebagai entry circle line," pungkasnya.
Kenapa KAI memilih bangun stasiun baru dan tidak menggunakan yang sudah saat ini, seperti Stasiun Kereta Gambir? Ternyata, stasiun yang terletak di sebelah tugu Monumen Nasional (Monas) ini tidak diperuntukan sebagai stasiun keberangkatan dan kedatangan kereta eksekutif atau bisnis jarak jauh.
Stasiun ini awalnya dirancang untuk kedatangan dan keberangkatan kereta dalam kota seperti KRL Commuter Line Jabodetabek.
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengaku saat ini Stasiun Gambir malahan tidak bisa digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang KRL Commuter.
"Gambir dirancang bukan untuk stasiun antar kota desain untuk perkotaan," tutur Djoko kepada detikFinance, Senin (7/1/2013).
Menurutnya, Stasiun Manggarai merupakan stasiun yang ke depannya diperuntukan sebagai stasiun utama atau stasiun pertemuan untuk kereta dalam kota dan kereta jarak jauh.
Ia menilai, pemerintah harus kembali ke rencana awal dengan cepat merevitalisasi Stasiun Manggarai, apalagi ditambah rencana Stasiun Manggarai sebagai perputaran atau circle line untuk KRL Commuter Bandara Soekarno-Hatta
"Kereta bandara berhenti di situ, kalau enggak ditata macetnya seperti apa, enggak ada halaman untuk parkir kendaraan," tambahnya.
Sugeng menjelaskan, pihaknya saat ini secara bertahap melakukan revitalisasi stasiun termasuk Stasiun Manggarai. Terkait konsep Stasiun Gambir bukan untuk kereta jarak jauh, Sugeng menjelaskan, kondisi terdahulu dan saat ini berbeda sehingga secara bertahap KAI menyesuaikan penggunaaan stasiun sesuai seperti penggunaan Stasiun Gambir dengan kondisi saat ini.
"Kebijakan sekarang dan dulu berbeda, enggak selesai itu debat. Kita sesuaikan dengan kondisi saat ini," pungkasnya.
(hen/ang)










































