"Untuk tahun ini hanya dua ruas tol itu yang akan dilelang. Sedangkan ruas tol lainnya belum bisa dilelang karena masalah lahan,β ungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali di Jakarta, Senin (7/1/2013).
Β
Dikatakan Ghani, ada delapan investor yang tengah diseleksi untuk menjadi pemenang pengerjaan dua ruas tol itu.
Β
Investor yang berminat menggarap proyek tol Serpong-Balaraja antara lain perusahaan konsorsium antara investor asal India SP Road dan PT Prabu Persada, perusahaan patungan antara PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Astratel Nusantara, dan PT Transindo Karya Investama, konsorsium PT Nusantara Infrastructure dengan kontraktor asal Korea Selatan, serta PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.
Sedangkan untuk investor yang ingin membangun tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi antara lain konsorsium antara SP Road dan PT Prabu Persada, perusahaan patungan antara PT Jasa Marga Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Hutama Karya, PT Bangun Cipta Sarana dan perusahaan patungan PT Nusantara Infrastructure dan Egys.
Β
Sementara itu, menurut Ghani, proyek tol lain yang direncanakan pemerintah seperti tol Pandaan-Malang, tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) selain seksi 1 dan 2 dan tol Pasir Koja-Soreang belum bisa dilakukan lelang. Pasalnya proyek tersebut belum ada kepastian terkait pengadaan lahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(/)










































