"Kami sampaikan kepada pemerintah (Kementerian Perdagangan) ingin tahun ini menetapkan patokan harga daging sapi sebagai patokan kita," ungkap Ketua Umum Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang saat berdiskusi dengan media di Kementerian Perdagangan Jakarta, Senin (07/01/2012).
Hari ini KDS dan 10 Asosiasi lainnya seperti Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Asosiasi Pengusaha Pemotongan Hewan Indonesia, Asiasiasi Pedagang Mie dan Bakso dan Rumah Pemotongan Hewan Dharmajaya bertemu dengan Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta membahas persoalan daging.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harganya lebih tinggi bila dibandingkan dengan kenaikan harga emas. Harga daging sapi sebagai patokan kita lihat harga standar daging antara Rp 65-70 ribu/kg. Saat ini harga sudah mencapai Rp 90-95 ribu/kg," katanya.
Sarman menekankan bahwa penetapan HPP ini merupakan langkah terbaik. Bahkan langkahnya mendapatkan persetujuan dari asosiasi lain.
"Responsnya baik dari para pelaku usaha dan sangat urgen. Mereka menetapkan HPP daging rata-rata Rp 70-75 ribu/kg. Tetapi masalah harga patokan ini sedang dibicarakan oleh Bachrul (Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri) hingga mencapai titik ideal," ujar Sarman.
(wij/hen)











































