Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (7/1/2013).
"Sekarang harga daging seperti hutan rimba dan kita (Indonesia) tetinggi di ASEAN. Harga daging seperti di Malaysia, Singapura, Laos, Vietnam, dan Filipina hanya Rp 33-35 ribu," kata Sarman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga daging tahun 2012 sudah melebihi kisaran harga di 2009 dan yang wajar itu Rp 70.000/kg. Yang menjadi acuan itu pedagang bakso jika harga naik dan bahan baku lainnya juga mahal jelas mereka tidak bisa bekerja," imbuhnya.
Selama ini, menurut Sarman, pemerintah tidak mengerti melihat kondisi yang terjadi. Sarman berharap pemerintah (Kementerian Perdagangan) memfungsikan tugasnya sebagai peredam harga pasar agar gejolak kenaikan harga daging tidak akan berlanjut di 2013.
"Serahkan semua ini ke pasar karena pasar itu tidak pernah bohong dan jangan percaya pada data Kementerian Pertanian. Supaya Kemendag memfungsikan tugas sebagai peredam harga di pasaran. Tahun 2012 ada 3 kali gejolak harga daging di pasaran. Di 2013 jangan sampai terjadi lagi," cetus Sarman.
(wij/dnl)











































