"Pembayaran bunga untuk 2012 ditargetkan Rp 117,8 triliun tapi realisasi hanya Rp 100,5 triliun," ujar Plt Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan dalam jumpa pers di Gedung Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (7/1/2012).
Menurut Robert, penurunan pembayaran bunga utang ini disebabkan karena menurunnya imbal hasil (yield) dari surat utang negara (SUN). Dari 2011 hingga 2012, yield SUN bertenor 10 tahun menurun 85 bps, sementara yield SUN valas turun 103 bps.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut Robert menambahkan, total utang dalam bentuk surat berharga yang telah dilunasi pemerintah nilainya mencapai Rp 120 triliun, dengan rincian pokok utang SBN yang telah dibayar Rp 107,5 triliun dan surat utang yang dibeli kembali (buyback) Rp 13 triliun. Sementara pinjaman luar negeri yang dilunasi tahun lalu mencapai Rp 51,1 triliun.
(nia/dnl)











































