Partisipasi Indonesia tersebut antara lain dimotivasi oleh masih sedikitnya kunjungan wisatawan asal Luksemburg ke Indonesia dibandingkan dengan kunjungan wisatawan dari negara-negara Eropa di sekitarnya, demikian keterangan pers KBRI Brussel kepada detikfinance melalui Sekretaris II Diyah R. Agustini, Rabu (9/1/2013).
Padahal Luksemburg selalu berada dalam daftar Big Three (3 Besar) negara-negara terkaya di dunia versi berbagai organisasi dan lembaga pemeringkat dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krisis finansial yang melanda Eropa tidak terlalu memberikan dampak buruk terhadap perekonomian negara dengan jumlah penduduk sekitar 502 ribu jiwa tersebut.
โDalam pameran wisata yang rencananya akan dibuka oleh Menteri Pariwisata Luksemburg tersebut, stan Indonesia akan diisi oleh tour operator dari Indonesia, Belgia, dan Luksemburg dan maskapai penerbangan nasional Indonesia serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brussel, Belgia. Mereka akan mempromosikan paket-paket perjalanan dan wisata ke berbagai tujuan wisata favorit di Indonesia.
Selain itu, sebagai guest country, Indonesia juga akan menampilkan pertunjukan seni dan budaya tradisional Indonesia, workshop busana tradisional, demo memasak menu favorit (nasi goreng, rendang, sate dan tahu isi), pertunjukan angklung interaktif, dan sebagainya. Semuanya bertujuan untuk lebih mendekatkan Indonesia pada publik Luksemburg.
Sebelumnya pada tahun lalu (2012), Vakanz mencatat jumlah pengunjung 24 ribu orang yang datang dari Luksemburg, Jerman, Perancis dan Belgia. Dengan demikian, promosi pariwisata Indonesia melalui Vakanz 2013 diharapkan dapat menjaring wisatawan dari negara kaya tersebut dan negara-negara lain di sekitarnya. (es/es)










































