Bisakah Terowongan Raksasa DKI Meniru Kuala Lumpur?

Bisakah Terowongan Raksasa DKI Meniru Kuala Lumpur?

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 10 Jan 2013 16:21 WIB
Bisakah Terowongan Raksasa DKI Meniru Kuala Lumpur?
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum berencana membangun terowongan raksasa (deep tunnel) untuk mengatasi banjir Jakarta. Bisakah Jakarta meniru terowongan seperti di Kuala Lumpur, Malaysia?

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan ragu untuk memastikan negara mana yang bakal jadi 'kiblat' pemerintah dalam pembangunan terowongan raksasa tersebut, termasuk Malaysia.

"Malaysia, Jepang, dan Amerika yang di Chicago. Mana yang kita tiru? Nggak tahu," ungkap Djoko di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (10/1/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari tiga negara tersebut, menurutnya akan dipilih secara model dan tingkat kecocokan dengan Indonesia yang paling mirip. Namun untuk Malaysia, Djoko mengaku kecil kemungkinan meniru terowongan raksasa di negara tersebut. Alasannya, secara kondisi geografis (bentuk tanah) sangat berbeda dengan Indonesia.

"Malaysia jauh beda kondisinya dengan ini," tegasnya.

Pilihan ini akan dipastikan oleh tim teknis yang terdiri dari Kementerian PU, Pemprov DKI Jakarta, dan para ahli dari universitas di Indonesia.

"Jadi satu di situ secara teknis dibahas. Kalau cara membangunnya kita pasti bisa. Teknologi ada di luar negeri, ahli-ahli banyak di luar negeri. Jadi masih bisa membangun terowongan itu," paparnya.

Namun, sejauh ini Djoko masih cukup optimistis proyek tersebut dapat terlaksana di Indonesia. "Dari data yang sementara ini, saya yakin kita bisa. Jadi klo DKI, PU tambah para ahli Universitas saya yakin kita bisa. Yang memberikan kepada kita itu layak dibangun atau tidak. Tapi dari data sekarang saja itu bisa," tandasnya.

Ide membangun terowongan raksasa yang digagas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya pernah digagas pada zaman Gubernur DKI Sutiyoso. Proyek ini juga dinilai meniru dari proyek terowongan serupa di Kuala Lumpur, Malaysia yang disebut Stormwater Management and Road Tunnel (SMART).

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads