Mentan: Produksi Kedelai Turun 7,9%

Mentan: Produksi Kedelai Turun 7,9%

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 16 Jan 2013 13:11 WIB
Mentan: Produksi Kedelai Turun 7,9%
Jakarta - Produksi komoditas kedelai tahun lalu mengkhawatirkan karena mengalami penurunan hingga 7,99% dibanding tahun 2011.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Suswono dalam acara Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013).

"Kinerja produksi kedelai mengalami penurunan dari 851.000 ton tahun 2011 menjadi 783.000 ton tahun 2012 (7,99%)," kata Suswono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turunnya produksi karena kurangnya perluasan areal lahan kedelai. Selain itu, faktor kurangnya produktivitas kedelai yang dipicu dari berkurangnya ketertarikan petani untuk menanam kedelai karena dianggap tak lagi menguntungkan.

"Permasalahan utama yang mengakibatkan tak tercapainya produksi kedelai ini adalah program perluasan areal tanam kedelai tidak berjalan. Di samping itu budidaya kedelai dari sisi ekonomis saat ini kalah bersaing dengan komoditas tanaman lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, impor kedelai masih akan tetap dilakukan. Dalam hal ini Bulog didaulat sebagai importir. Menurutnya, impor kedelai dilakukan untuk mengantisipasi stok komoditi ini di dalam negeri, dan menjaga stabilitas harga.

"Sehingga jika terjadi harga tinggi, harga tetap stabil dan pengrajin tahu dan tempe kita tetap hidup," katanya.

Meski demikian, Hatta menyerahkan sepenuhnya volume impor kedelai ini ke Kementerian Perdagangan. "Nanti Mendag yang akan mengatur," katanya.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads