DKI 'Tenggelam', Bandara Soetta Masih Aman

DKI 'Tenggelam', Bandara Soetta Masih Aman

Zulfi Suhendra - detikFinance
Kamis, 17 Jan 2013 17:11 WIB
DKI Tenggelam, Bandara Soetta Masih Aman
Jakarta - DKI Jakarta saat ini sedang dilanda musibah banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. Banyak dampak yang ditimbukan karena hal ini, namun untuk infrastruktur Bandara Soekarno-Hatta tak mengalami gangguan.

Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II, Trisno Heryadi mengatakan, sampai saat ini kondisi Bandara Soekarno-Hatta berada dalam kondisi normal seperti biasa. Belum ada gangguan teknis ataupun kerugian materi yang ditimbulkan dari musibah banjir yang melanda Jakarta ini.

"Intinya secara langsung operasional bandara tidak terganggu, listrik, radar semua aman, normal, jarak pandang pun masih normal," ungkap Trisno sata dihubungi detikFinance, Kamis (17/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, dampak yang paling terasa adalah dari calon pengguna jasa penerbangan yang banyak terlambat. Menurut Trisno, calon penumpang yang ketinggalan pesawat karena terlambat akan diberi kelonggaran untuk menggunakan pesawat dengna jadwal yang selanjutnya.

"AP (Angkasa Pura) menginisiasi dan berkoordinasi dengan airlines terhadap calon penumpangnya untuk memberikan kesempatan untuk diteerbangkan pada penerbangan berikutnya," katanya.

"Semua (airlines) pasti mau. Tapi yang sudah konfirmasi itu Garuda dan Lion Air," imbuhnya.

Lebih lanjut Trisno mengatakan, pihak Angkasa Pura II pun menyediakan fasilitas penjemputan di Tol Sedyatmo menuju bandara bila ada calon penumpang yang terjebak. Dalam hal ini, pihak Angkasa Pura bekerja sama dengan TNI dan Polri.

"Untuk mengevakuasi calon penumpang, kita jemput dari ujung tol Sedyatmo sampai bandara dengan menggunakan kendaraan khusus milik TNI Polri. Tapi saat ini belum kita lakukan karena keadaannya masih normatif," paparnya.

Dia mengimbau kepada calon penumpang yang akan ke bandara, agar berangkat lebih awal. Dari biasanya, untuk mencegah terjadinya keterlambatan penerbangan.

"Yang ketiga terkait dengna aksesibilitasn kami mengimbau calon pengguna jasa, berangkat dari kediaman lebih awal 2 jam sebelumnya, walaupun ada kelonggaran di airlines, tapi in agar tidak terjadi penumpukan kursi," jelasnya.

(zlf/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads