Yunani, negara di Eropa yang hampir kolaps, akhirnya mendapat persetujuan bantuan dana dari Uni Eropa. Bulan ini, dana sebesar 9,2 miliar euro (Rp 110 triliun) siap digelontorkan ke Yunani.
Sebanyak 7,2 miliar euro dari dana tersebut akan berbentuk obligasi untuk merestrukturisasi bank-bank Yunani yang bermasalah. Sementara 2 miliar euro sisanya berbentuk uang tunai untuk menutupi kebutuhan anggaran pemerintah.
Perdana Menteri Yunani Yannis Stournaras mengatakan, bantuan dana dari negara-negara yang tergabung di Uni Eropa itu sangatlah penting demi mengembalikan ekonomi negara dewa-dewi itu ke jalan yang benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana bantuan yang dikucurkan bulan ini merupakan bagian dari total bantuan senilai 49,1 miliar euro (Rp 600 triliun) yang sudah disepakati akhir bulan lalu. Para pemberi bantuan ini memberi pemerintah Yunani waktu dua tahun, sampai 2016, untuk memangkas anggaran sampai mencapai targat yang sudah disepakati.
Bulan sebelumnya, Yunani sudah menerima dana bantuan 34,3 miliar euro (Rp 325,9 triliun), dana itu sudah termasuk bantuan likuiditas untuk perbankan setempat. Tidak hanya dari Uni Eropa, Yunani juga mendapat bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF). (ang/dnl)











































