Kampanye Bakso Bebas Babi, Wamendag 'Dorong' Gerobak ke Kantor

Kampanye Bakso Bebas Babi, Wamendag 'Dorong' Gerobak ke Kantor

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 22 Jan 2013 13:00 WIB
Kampanye Bakso Bebas Babi, Wamendag Dorong Gerobak ke Kantor
Foto: Wiji-detikFinance
Jakarta - Pemerintah mengajak masyarakat untuk kembali menkonsumsi bakso. Isu bakso mengandung daging babi ataupun daging celeng (babi hutan) dinyatakan negatif dari hasil pengujian Kemendag bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Hari ini, Selasa (22/1/2013), Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi membawa gerobak bakso ke gedung Kementerian Perdagangan di Jakarta, dan membagikan ratusan mangkok bakso secara gratis kepada pegawai dan wartawan yang hadir.

Kampanye makan bakso tersebut dilakukan Bayu dalam acara jumpa pers hasil uji bakso mengandung dagig babi yang dilakukan di berbagai pasar di Jakarta, Bogor, dan Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intinya adalah, tukang bakso juga UKM, dan kita coba yakinkan untuk para tukang bakso tidak melakukan itu (pengoplosan daging). Kasusnya yang kita ambil sampel bakso Jakarta, Bogor, dan Bandung semuanya negatif," ungkap Bayu sambil menyantap bakso, Selasa (22/1/2013).

Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan BPOM dan IPB melakukan pengujian terhadap daging babi yang terkandung di dalam bakso. Uji bakso dilakukan di 8 pasar di DKI Jakarta yaitu pasar Rawamangun, Cempaka Putih, Pasar Senen, Pondok Labu, Pondok Gede, Pasar Cipete, Kebayoran, dan Mampang. Hasilnya adalah negatif.

Hal serupa dilakukan di 3 pasar daerah Bogor yaitu Pasar Anyar, Gunung Batu, dan Dramaga yang hasilnya negatif. Selain itu 2 pasar di Bandung yaitu Pasar Ancol dan Pasar Baru yang hasilnya juga negatif.

Hal ini dilakukan oleh Kementerian Perdagangan untuk menanggapi isu bakso daging babi di tengah mahalnya harga daging sapi.

"Jadi semua yang kita buktikan adalah kita berani mengungkapkan negatif. Kita terus melakukan uji petik karena masih mahal harga daging sapi," katanya.

Kemudian, menurut Bayu, warga khususnya di Jakarta, Bogor dan Bandung diminta untuk tidak ragu mengkonsumsi bakso.

"Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat betul-betul makan daging dengan aman. Jadi tidak perlu khawatir untuk makan bakso," tegas Bayu.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads