Menurut Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso sudah saatnya Indonesia menjadikan kedelai sebagai tanaman pokok atau wajib. Jika pola kedelai hanya sebagai tanaman sela terus berlanjut, maka target swasembada akan sulit.
"Kedelai jangan lagi dikatakan sebagai tanaman sela tetapi tanaman pokok bangsa Indonesia. Jika ini terjadi maka lahan terus kesulitan. Anggaran juga sedikit. Ini yang harus disepakati," kata Sutarto dalam acara Revitalisasi Tata Niaga Menuju Swasembada Kedelai di Gedung Nusantara II DPR Jakarta, Rabu (23/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata kalau ditanam secara intensif di beberapa daerah bisa dapat kok 3 ton/hektar. Dan kalau ini ini terjadi kita bisa dapatkan 1,2 juta ton kedelai," tuturnya.
Tahun 2012 produksi kedelai dalam negeri hanya mencapai 779.800 ton. Sutarto memberikan contoh kota Yogyakarta yang menjadikan kedelai sebagai budaya baik dari segi penanaman maupun sisi konsumsi. "Yogyakarta menjadi contoh budaya makan dan tanam kedelai," jelasnya.
(wij/hen)











































