Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi menegaskan stok buah-buahan menjelang Imlek cukup tersedia. "Saat ini menjelang Imlek barangnya (buah-buahan dan sayuran) ada dan tersedia stoknya," papar Bayu di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat (25/1/2013).
Bayu mengakui pemerintah memang menerapkan pengetatan impor buah dari berbagai negara sejak akhir tahun lalu. Selama ini permintaan buah khususnya jeruk asal China meningkat menjelang imlek di dalam negeri. Ketentuan ini tak berpengaruh dengan pasokan buah-buah impor yang masuk ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebijakan ini baru dan kita akan rapikan dan kita cepatkan. Jadi Importir harus menghitung mundur. Contoh barang jalan 3 minggu pasti akan meleset kalau pengajuannya dari sekarang," tuturnya.
Bayu menuturkan Permendag No. 60/2012 tentang Ketentuan Impor Holtikultura yang berlaku 28 September sudah dipahami oleh para importir. Bayu menganggap peraturan ini lebih rapi baik terutama jika dilihat dari sistemnya.
"Mereka (importir) tidak sebodoh itu. Tujuan kita membatasi dan sistemnya lebih teratur dan importir tahu kapan mulai mengajukan dan sebagainya. Semua hal mulai dari pengajuan, rekomendasi semua ada sistemnya. Jadi yang sudah kita usahakan ini (Permandag) lebih diandalkan," cetusnya.
(wij/hen)











































