Wamendag: Pasokan Buah dan Sayuran Jelang Imlek Cukup

Wamendag: Pasokan Buah dan Sayuran Jelang Imlek Cukup

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 25 Jan 2013 14:55 WIB
Wamendag: Pasokan Buah dan Sayuran Jelang Imlek Cukup
Jakarta - Pemerintah menyatakan pasokan buah-buahan di dalam negeri relatif cukup menjelang perayaan Tahun Baru Tionghoa atau Imlek yang jatuh pada tanggal 10 Februari 2013.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi menegaskan stok buah-buahan menjelang Imlek cukup tersedia. "Saat ini menjelang Imlek barangnya (buah-buahan dan sayuran) ada dan tersedia stoknya," papar Bayu di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Bayu mengakui pemerintah memang menerapkan pengetatan impor buah dari berbagai negara sejak akhir tahun lalu. Selama ini permintaan buah khususnya jeruk asal China meningkat menjelang imlek di dalam negeri. Ketentuan ini tak berpengaruh dengan pasokan buah-buah impor yang masuk ke Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terbaru yaitu No 60/2012 yang membatasi kuota impor sudah cukup tepat. Menurut Bayu, hal utama yang harus dicerna dan dilakukan oleh para importir adalah perhitungan waktu saat mendatangkan buah impor.

"Kebijakan ini baru dan kita akan rapikan dan kita cepatkan. Jadi Importir harus menghitung mundur. Contoh barang jalan 3 minggu pasti akan meleset kalau pengajuannya dari sekarang," tuturnya.

Bayu menuturkan Permendag No. 60/2012 tentang Ketentuan Impor Holtikultura yang berlaku 28 September sudah dipahami oleh para importir. Bayu menganggap peraturan ini lebih rapi baik terutama jika dilihat dari sistemnya.

"Mereka (importir) tidak sebodoh itu. Tujuan kita membatasi dan sistemnya lebih teratur dan importir tahu kapan mulai mengajukan dan sebagainya. Semua hal mulai dari pengajuan, rekomendasi semua ada sistemnya. Jadi yang sudah kita usahakan ini (Permandag) lebih diandalkan," cetusnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads