Akhirnya, untuk disukai, perusahaan harus melakukan segala hal dengan benar. Tapi, untuk masuk ke dalam daftar perusahaan yang dibenci, yang harus dilakukan adalah membuat kesalahan-kesalahan yang membuat marah para konsumennya, menghukum para pemegang sahamnya, dan melakukan kekerasan terhadap pekerjanya.
Ketika perusahaan sahamnya anjlok, ketika karyawan merasa tidak nyaman dan berujung dengan memperlakukan konsumen dengan buruk, ketika slip merah (PHK) dibagikan secara massal, dan lain-lain, itu adalah kondisi di mana sebuah perusahaan sadar bahwa citranya sudah turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari dailyfinance, Senin (28/1/2013), ada 10 perusahaan di Amerika yang paling dibenci di 2012, apa saja? Klik tautan di bawah untuk mencari tahu bagian pertamanya.
1. J.C Penney
|
Foto: Reuters
|
Sahamnya turun lebih dari 40% sejak Johnson mengambil alih, dan perusahaan menghilangkan dividen. "Ini sudah menjadi bencana, dan akan terus menjadi bencana. Mereka telah membuat setiap langkah menjadi salah," ungkap Analis ritel Durban Capital Steve Kernkraut.
2. Dish Network
|
Foto: Reuters
|
Sementara itu, dalam certia BusinessWeek berjudul 'The Meanest Company in America' (Perusahaan Paling Kasar di Amerika), mantan dan para karyawan Dish menyebut lingkungan yang dibuat oleh pendiri perusahaan tersebut sebagai perusahaan dengan 'budaya dan kepercayaan yang rendah'.
3. AT&T
|
|
Hal itu membuat DT terjebak menjadi kambing hitam di antara 4 operator nirkabel AS lainnya. Operator 4G yaitu T-mobile menjadi tertinggal dari 3 operator lainnya, dan kepuasan pelanggan berada dalam tempat akhir dengan AT&T Mobility, menurut ACSI.
T-Mobile juga berada di peringkat terbawah di antara daftar pelayanan pelanggan dalam survei yang dilakukan MSN. T-Mobile berharap untuk meningkatkan posisinya dengan cara 'kawin' dengan MetroPcs, dan akhirnya menawarkan iPhone pada pelanggannya. Namun, dengan kerugian yang tidak biasa yaitu kehilangan 1.588.000 pelanggannya, hal itu seperti terlambat bagi T-Mobile.
4. Facebook
|
Foto: Reuters
|
Perusahaan milik Mark Zuckerberg seakan tak menolong dirinya sendiri dalam keterpurukan saat Facebook menyatakan, dirinya memiliki hak untuk mempublikasikan kembali semua foto pada akun pengguna instagramnya. Menurut ACSI, Facebook merupakan salah satu perusahaan yang paling tidak disukai di Amerika.
5. Citi
|
Foto: Reuters
|
Poin-poin tersebut cukup untuk menghancurkan moral para pekerjanya, namun hal tersebut belum berakhir. Sebagai tambahan, kesalahan Pandit dalam penjualan Smith Barney unit menyebabkan Citi merugi US$ 2,9 miliar. Saham Citi belum bangkit kembali dari posisi terendah mereka dengan dibandingkan dengan para pesaing perusahaan.
Dalam hal hubungan dengan para pelanggannya, Citi mendapatkan tempat di daftar 'Hall Of Shame' dari MSN Customer Service. Peringkat ACSI-nya sudah rendah, lebih rendah di 2012. Berdasarkan Interbrand, merk Citi nilainya turun 12% tahun lalu.
Halaman 2 dari 6











































