Wamenhub: Kereta Bandara Lebih Mahal dari Damri, Lebih Murah dari Taksi

Wamenhub: Kereta Bandara Lebih Mahal dari Damri, Lebih Murah dari Taksi

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 29 Jan 2013 17:03 WIB
Wamenhub: Kereta Bandara Lebih Mahal dari Damri, Lebih Murah dari Taksi
Jakarta - Kereta Commuter Line khusus tujuan Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi pada awal tahun 2014 mendatang. Berapakah tarif yang sesuai untuk kereta bandara tersebut?

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyebutkan tarif kereta bandara tersebut akan lebih mahal dari angkutan Bus Damri menuju Bandara namun akan lebih murah dari harga seorang penumpang naik taksi ke tujuan yang sama.

"Saya belum tahu (besarannya), tapi tentu akan lebih mahal dari damri, diatas damri dan dibawah taksi lah," ungkap Bambang di acara peluncuran bukunya yang berjudul Transportasi dan Investasi di Gramedia Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (29/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, nantinya PT Kereta Api Indonesia akan melakukan studi dan survei mengenai kesanggupan para penumpang membayar tarif kereta bandara yang akan ditetapkan. Dia mengatakan, besaran tarif ini belum dapat dipastikan.

"Mereka akan itung-itungan juga. Kalau mahal nggak ada yang naik kan rugi juga. Nanti harus dilihat dari willingness to pay, dan ability to pay," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Humas KAI Sugeng Priyono menjelaskan, KRL Commuter ini akan berbeda dengan konsep KRL yang telah ada karena akan memberikan pelayan terbaik. Sehingga untuk tarif, setiap penumpang akan dikenakan sekitar Rp 75.000 per perjalanan.

"Dari Jakarta Rp 75.000 dengan rangkaian baru, gerbong baru kelas bandara," tuturnya.

Sugeng menegaskan pihaknya sama sekali tidak mendapatkan subsidi sehingga betul-betul dijual dengan tarif komersial. "Kereta bandara ini betul-betul tarif komersial," tambahnya.

Semantara itu, Dirut KAI Ignasius Jonan menjelaskan untuk kepastian tarif KRL Commuter ini masih bisa berubah atau belum final. "Belum final," tambahnya.

(zlf/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads