Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagya sangat berharap Mari bisa menjadi Dirjen WTO baru.
"Mari kita berdoa agar Bu Mari menjadi Dirjen WTO," kata Iman di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (30/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat calon dari kita yaitu Mari Elka akan ada perspektif baru di WTO, karena ia dapat menyambung kepentingan negara berkembang, dan negara maju juga negara bawah," imbuhnya.
Lebih lanjut Iman menuturkan, Mari Elka mempunyai pengalaman dalam bidang perdagangan. Dengan adanya Mari Elka yang akan duduk sebagai salah satu Dirjen WTO, maka kepentingan negara berkembang akan mudah disalurkan.
"Jika Mari Elka itu punya pengalaman dan bisa melihat keepentingan dari banyak negara. Aspirasi kita nggak mungkin nyangkul terus tetapi konteks perdagangan antar dunia. Insya Allah kita berdoa Mari jadi Dirjen WTO," tandasnya.
Untuk diketahui, Mari pernah menempuh studi di Australia dan memperoleh gelar doktor di bidang perdagangan internasional dari Universitas California. Calon pemimpin WTO lain adalah Alan Kyerematen dari Ghana dan Anabel Gonzales dari Costa Rica.
Selama 17 tahun WTO berdiri, posisi Dirjen selalu dipimpin oleh laki-laki, dan hanya satu yang berasal dari negara berkembang. Pencalonan Mari bakal mengejutkan banyak diplomat perdagangan. Karena Mari tidak masuk sebagai salah satu nama yang dijagokan.
Mari pernah menjabat sebagai menteri perdagangan selama 7 tahun, hingga akhirnya kena reshuffle pada Oktober 2011 dan menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
(/)










































