Pejabat Kemendag Berdoa Mari Elka Jadi Bos WTO

Pejabat Kemendag Berdoa Mari Elka Jadi Bos WTO

- detikFinance
Rabu, 30 Jan 2013 12:49 WIB
Pejabat Kemendag Berdoa Mari Elka Jadi Bos WTO
Jakarta - Indonesia dipastikan punya wakil dalam bursa calon Direktur Jenderal World Trade Organization (WTO) yaitu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu. Indonesia bakal diuntungkan jika Mari menjadi Dirjen WTO.

Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagya sangat berharap Mari bisa menjadi Dirjen WTO baru.

"Mari kita berdoa agar Bu Mari menjadi Dirjen WTO," kata Iman di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (30/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan mengapa Mari Elka cocok menjadi Dirjen WTO, ujar Iman, karena Mari Elka punya perspektif mengembangkan dunia perdagangan. Selain itu Mari Elka sangat bisa untuk menyambung kepentingan masing-masing negara.

"Saya melihat calon dari kita yaitu Mari Elka akan ada perspektif baru di WTO, karena ia dapat menyambung kepentingan negara berkembang, dan negara maju juga negara bawah," imbuhnya.

Lebih lanjut Iman menuturkan, Mari Elka mempunyai pengalaman dalam bidang perdagangan. Dengan adanya Mari Elka yang akan duduk sebagai salah satu Dirjen WTO, maka kepentingan negara berkembang akan mudah disalurkan.

"Jika Mari Elka itu punya pengalaman dan bisa melihat keepentingan dari banyak negara. Aspirasi kita nggak mungkin nyangkul terus tetapi konteks perdagangan antar dunia. Insya Allah kita berdoa Mari jadi Dirjen WTO," tandasnya.

Untuk diketahui, Mari pernah menempuh studi di Australia dan memperoleh gelar doktor di bidang perdagangan internasional dari Universitas California. Calon pemimpin WTO lain adalah Alan Kyerematen dari Ghana dan Anabel Gonzales dari Costa Rica.

Selama 17 tahun WTO berdiri, posisi Dirjen selalu dipimpin oleh laki-laki, dan hanya satu yang berasal dari negara berkembang. Pencalonan Mari bakal mengejutkan banyak diplomat perdagangan. Karena Mari tidak masuk sebagai salah satu nama yang dijagokan.

Mari pernah menjabat sebagai menteri perdagangan selama 7 tahun, hingga akhirnya kena reshuffle pada Oktober 2011 dan menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads