"Ratusan calon penumpang yang tadi sore datang mau kembalikan tiket. Tetapi katanya tidak bisa, tapi ada sih yang bisa dengan kompensasi setengah harga," ujar seorang satpam di Gedung sebelah kantor pusat Batavia Air di Kemayoran, Jakarta, Rabu (30/1/2013).
Karena adanya ratusan calon penumpang tersebut, pihak kepolisian pun sempat datang untuk mengamankan kantor yang alamatnya di Jalan Angkasa Raya, Kompelks Indo Ruki, No. 20 N ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang penjaga warung di depan kantor ini mengatakan, para karyawan sempat berkeluh tidak tahu kepastian nasibnya setelah keputusan pailit ini.
Pasca putusan pailit maskapai penerbangan Batavia Air, pemegang tiket panik. Mereka bingung harus meminta pengembalian uang tiket kemana.
"Saya sangat kesal. Bagaimana dengan nasib tiket saya," kata warga Tangerang, Riana (30) kepada detikcom, Rabu (30/1/2013).
Riana pemegang tiket Batavia Air jurusan Jakarta-Malang PP atas nama adiknya, M Huda. Dijadwalkan berangkat pada 2 Februari 2012 dan pulang pada 27 Februari.
"Saya minta dikembalikan, kalau bisa dobel harga. Sebab dengan membeli tiket pesawat baru dan mendadak, pasti harganya sangat mahal," ungkap Ria.
(dnl/ang)










































