"Saya sudah perintahkan Dirjen Peternakan supaya berikan fasilitas penuh pada KPK, bantu KPK mengungkap apa yang terjadi. Saya mendukung pengungkapan transparan, jelas, lebih cepat lebih baik supaya clear," ujar Suswono saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Suswono menegaskan, dirinya ingin masalah suap impor daging segera diselesaikan. Apalagi menjelang pemilu tahun 2014 yang suasananya akan semakin memanas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Suswono, dirinya tidak keberatan jika KPK menyegel salah satu kantornya untuk mempercepat proses pemeriksaan.
"Saya belum tahu, baru dapat laporan katanya disegel. Artinya mungkin KPK butuh data-data informasi. Ini sekarang masalah kuota, alokasi, transparan. Makanya saya agak bingung kok ada hal-hal yang kaitannya dengan impor daging, Padahal masalahnya sudah selesai. Mudah-mudahan segera ada klarifikasi, kejelasan, supaya staf saya bekerja dengan tenang," cetus Suswono.
KPK dalam kasus suap daging ini telah menetapkan 4 tersangka. Mereka yakni Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan, juga Juard Effendi dan Arby Arya Effendi dari PT Indoguna, perusahaan pengimpor daging.
(nia/dnl)










































