Mentan: Jeruk China Dimanipulasi Sehingga Terlihat Segar

Mentan: Jeruk China Dimanipulasi Sehingga Terlihat Segar

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 31 Jan 2013 15:55 WIB
Mentan: Jeruk China Dimanipulasi Sehingga Terlihat Segar
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menegaskan 'membanjirnya' buah impor di dalam negeri bisa diatasi dengan tidak harus mengeluarkan kebijakan pelarangan impor sementara. Caranya adalah harus ada semangat tak menggunakan buah impor maka produk lokal akan berkembang.

Disisi lain kualitas produk buah impor belum terjamin lebih baik, bahkan pernah ada temuan buah jeruk impor asal China yang memakai pengawet berbahaya.

"Jadi untuk tahan itu, gampang, kita sepakat jangan makan buah impor. Semangat itu yang nggak ada," katanya dalam diskusi publik di kantor PBNU, Jalan Kramat, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan prinsip dasar masuknya buah impor sebenarnya adalah untuk menutup kekurangan dari kebutuhan buah di dalam negeri. Artinya produk buah impor harusnya adalah produk yang memang tidak di produksi di Indonesia.

"Pir, kiwi okelah kita nggak produksi. Tapi kalau apel. Impor hanya untuk menutup kekurangan," ucapnya.

Suswono menilai Indonesia dijadikan pasar buah impor yang murah meriah yang belum terjamin kualitasnya karena daya beli masyarakat rendah. Masyarakat cenderung mengutamakan harga yang rendah dalam mengkonsumsi barang termasuh buah.

"Daya beli masyarakat kita rendah. Jadi yang penting murah," cetus Suswono.

Ia menuturkan, pihaknya pernah menemukan jeruk asal China dengan harga murah tapi itu sudah tidak layak konsumsi lagi. "Mereka itu jeruk China dimanipulasi sedemikian rupa, sehingga terlihat segar. Kita pernah menemukan itu," pungkasnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads