PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memproduksi 2.849 kg emas sepanjang 2012 lalu. Jumlah produksi ini meningkat dibandingkan 2011 yang sebesar 2.667 kg emas.
Dalam keterangan Antam yang dikutip, Jumat (1/2/2013), dari produksi emas tersebut, sebesar 1.700 kg didapat dari tambang Pongkor dan 1.149 kg didapat dari tambang Cibaliung.
Menurut pihak Antam, produksi emas ini cukup baik di tengah kendala penurunan kadar bijih emas di Pongkor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produksi emas Antam pada kuartal IV-2012 tercatat 682 kg dengan capaian volume penjualan 2.085 kg (67.034 toz).
Tahun lalu, pendapatan tidak diaudit dari komoditas emas mencapai Rp 3,63 triliun dengan hampir seluruh penjualan emas berasal
dari pasar domestik.
Di 2013, Antam berharap produksi emas Pongkor dapat ditingkatkan, sehingga menargetkan total produksi emas 3.316 kg yang berasal dari Pongkor sebesar 2.001 kg dan Cibaliung sebesar 1.316 kg. Antam menargetkan volume penjualan emas mencapai 7.601 kg pada tahun 2013.
Antam melaksanakan aktivitas eksplorasi emas di daerah Pongkor, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat; Papandayan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat; Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten; Muara Manderas, Provinsi Jambi; dan Bengkulu Utara.
Antam membelanjakan Rp 137,3 miliar tidak diaudit untuk eksplorasi emas di 2012. Kegiatan eksplorasi emas di Muara Manderas, Jambi meliputi kegiatan pemetaan geologi detail (PGD); pemetaan geologi semi detail (PGSD); paritan; pengukuran dengan hand auger; pemerian inti bor; pemercontoan tanah, batuan, XRD/terraspec, petrografi mineragrafi, dan inti; pengukuran geofisika magnet dan geofisika IP; pengukuran lintasan; dan pemboran. (dnl/ang)











































