Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi dan Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani menilai Kementan kurang fokus mendorong produktivitas sapi lokal.
"Kita tetap harus konsen penuh terhadap peningkatan produksi. Kami mengandalkan teman-teman di Kementan untuk lebih konsen ke sana," kata Bayu saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat (1/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Kemendag berusaha terus menyempurnakan aturan tata kerja sehingga harga bisa terkendali kemudian insentif peternak juga memadai. Berikutnya dalam semua mekanisme perizinan akan lebih baik sesedikit mungkin antara yang memberi izin dengan mengajukan izin. Kita bikin e-lisensi. Pengajuan izin lewat elektronik saja. Pelayanan jauh lebih baikn kontrol akan lebih terbuka. Ini langkah yang akan diajukan dan disepakati bersama," tandasnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Wakil Sekjen Apindo Franky Sibarani mengatakan Kementan tidak fokus dalam upaya peningkatan produktivitas sapi lokal.
"Tidak fokus Kementan dalam peningkatan produksi. Jadi Kementan harus fokus di produksi karena saat ini harga tinggi sedangkan suplai terbatas padahal demand tinggi," cetus Franky.
(wij/hen)











































