Ini Dia Negara yang Rajin Jual Daging ke Indonesia

Ini Dia Negara yang Rajin Jual Daging ke Indonesia

Wahyu Daniel - detikFinance
Senin, 04 Feb 2013 12:16 WIB
Ini Dia Negara yang Rajin Jual Daging ke Indonesia
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -

Tahun lalu, jumlah impor daging sapi yang dilakukan Indonesia menurun menjadi 40.338 ton, dari 102.850 ton di 2011. Negara mana yang paling rajin jualan daging ke Indonesia?

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip, Senin (4/2/2013), nilai impor daging yang dilakukan Indonesia di 2012 sebesar US$ 156,05 juta. Jumlah ini menurun cukup drastis dibandingkan 2011 yang nilainya US$ 321,42 juta.

Berikut lima negara yang paling rajin menjual daging ke Indonesia (2012):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Australia: Nilai impor daging dari negara ini mencapai US$ 113,8 juta (29,4 ribu ton) di 2012. Turun dari 2011 sebanyak 60,556 ribu ton dengan nilai US$ 195,5 juta.
  • Selandia Baru: Nilai impor daging dari negara ini mencapai US$ 35,5 juta (9,61 ribu ton) di 2012. Turun dari 2011 sebanyak 29,69 ribu ton dengan nilai US$ 99,5 juta.
  • Amerika Serikat: Nilai impor daging dari negara ini mencapai US$ 6,6 juta (1,3 ribu ton) di 2012. Turun dari 2011 sebanyak 12,1 ribu ton dengan nilai US$ 25,5 juta.
  • Kyrgyzstan: Nilai impor daging dari negara ini mencapai US$ 9.671 (1,075 ton) di 2012. Naik dari 2011 yang tidak ada sama sekali.
  • Singapura: Nilai impor daging dari negara ini mencapai US$ 1.553 (227 kg) di 2012. Turun drastis dari 2011 sebanyak 72,8 ton dengan nilai US$ 197.194.

Sebelumnya diberitakan, para peternak di AS merana karena Indonesia menurunkan impor daging sapi dari negara tersebut pada April 2012 setelah merebaknya kasus sapi gila di California.

Peternak di Australia juga merugi karena pemerintahnya sempat menghentikan ekspor sapi hidup ke Indonesia akibat munculnya video kekerasan sapi yang dilakukan oleh rumah potong hewan (RPH) di Indonesia.

Tapi dalam catatan BPS, selama 2012 Indonesia masih mengimpor sapi hidup dari Australia senilai US$ 285,9 juta (101,4 ribu ton). Jumlah ini turun dari 2011 yang senilai US$ 328 juta (122,4 ribu ton). Dalam catatan tersebut, Australia menjadi satu-satunya negara yang menjual sapi hidup ke Indonesia di 2012.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads