"Jangan makan yang impor terus, anggur, apel, tapi makanlah kesemek Indonesia, jeruk Indonesia," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/2/2013).
Hatta meminta jajaran pemerintah bisa mengendalikan impor, sehingga tidak semua produk harus diimpor Indonesia dari luar negeri. Menurutnya, dengan demikian upaya swasembada pemerintah tidak akan berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan selama 2012 lalu, jumlah ekspor Indonesia US$ 190,04 miliar sementara impor US$ 191,67 miliar. Dengan jumlah tersebut, maka defisit neraca perdagangan Indonesia di 2012 mencapai US$ 1,63 miliar.
Dari komoditas yang diimpor Indonesia, terdapat beberapa komoditas pangan seperti daging sapi, beras, jagung, kedelai, tepung terigu, gandum, kentang, singkong, daging ayam, gula pasir, dan garam.
(nia/dnl)











































