Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan, 2 ruas tol yang menjadi prioritas tersebut adalah ruas tol Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang. Kedua ruas tol ini sangat signifikan mengurangi kepadatan khususnya di daerah pelabuhan.
"Tol ini satu sistem. Tetapi ada dua ruas yg akan diprioritaskan untuk dibangun. Kalau kita melihat kemacetan yang sangat tinggi itu, saya rasa yang ruas Semanan-Sunter itu kan paralel. Itu akan sangat mendukung mengurangi kepadatan di harbour road (pelabuhan). Itu kan padatnya bukan main," ungkap Hermanto saat ditemui di acara Rapat Koordinasi Nasional BNPB di Gedung Birawa Kompleks Bidakara, Jakarta, Selasa (5/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah 2 ruas tol ini beroperasi, dia meyakini keempat ruas tol lainnya akan terhubung. Terlebih lagi, akan ada jalur khusus TransJakarta yang selama ini dipersyaratkan oleh Gubernur DKI Jokowi.
"Dengan Jokowi kita mempertajam, nanti ada satu lajur untuk angkutan umum. Itu akan membantu," pungkasnya.
Seperti diketahui Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpendapat tol Semanan-Sunter dan tol Sunter Pulo Gebang harus direalisasikan. Dengan begitu, keluar masuknya barang ke Jakarta menjadi lancar.
"Jadi intinya kan gini, kita bukannya anti-nolak jalan tol. Seperti waktu kampanye kan bilang minimal dua ruang jalan tol dari Semanan- Sunter, Sunter- Pulo Gebang harus direalisasi. Kalau kita mengingat Pelabuhan Tanjung Priok akan ada new Tanjung Priok berarti akan ada 2 Pelabuhan Tanjung Priok," kata Ahok.
(zlf/dnl)










































