"Kami bukan penyebab banjir," tegas Handaka kepada detikFinance ketika ditemui di kantornya, Senayan City, Selasa (5/2/2013).
Pasalnya, setiap berdirinya mal di DKI Jakarta kata Handaka sudah diberikan berbagai persyaratan seperti IMB, membuat sumur resapan dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, kedepannya mal-mal di DKI Jakarta akan diminta untuk bisa membuat pengolahan air limbah, sehingga semuaa air yang digunakan bisa diolah kembali untuk digunakan untuk keperluan lainnya.
"Saya akan dorong semua mal di Jakarta mengolah air limbahnya. Sehingga selain bisa digunakan kembali, air limbah tidak dibuang ke saluran air," ucapnya.
(rrd/ang)











































