Defisit Neraca Perdagangan RI 2012 Paling Tinggi Sepanjang Sejarah

Defisit Neraca Perdagangan RI 2012 Paling Tinggi Sepanjang Sejarah

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 06 Feb 2013 11:12 WIB
Defisit Neraca Perdagangan RI 2012 Paling Tinggi Sepanjang Sejarah
Jakarta - Defisit neraca perdagangan tahun 2012 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah sejak tahun 1961. Defisit neraca perdagangan dipicu oleh tingginya impor sektor migas untuk pemenuhan BBM bersubsidi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar di Hotel JW Marriott Jakarta, Rabu (6/2/2013).

"Neraca perdagangan migas dan non migas, sejak 1961 mengalami defisit tertinggi. Kalau tren berjalan itu dibiarkan, kita akan mengalami defisit neraca migas bertambah (besar)," tutur Mahendra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Mahendra enggan membuka apakah akan terjadi penyesuaian harga BBM bersubsidi untuk mengerem laju konsumsi BBM yang berujung pada defisit neraca perdagangan.

Solusi saat ini adalah mengendalikan volume konsumsi ataupun besaran subsidi yang akan dikucurkan untuk tahun 2013. Selain itu, pemerintah pusat siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang mengeluarkan kebijakan pro pengurangan konsumsi BBM seperti pengembangan moda transportasi massal.

"Kita harus jaga subsidinya, arahan sampai saat ini mengendalikan volume. Kemenkeu melihat besaran nilai subsidi. Yang penting efektifitas harus dijaga," tambahnya.

Seperti diketahui, kinerja perdagangan Indonesia pada 2012, impor mencapai US$ 191,67 miliar dan ekspor US$ 190,04 miliar sehingga terjadi defisit sebesar US$1,63 miliar.

Defisit neraca perdagangan ini, disumbang oleh defisit migas sebesar US$5,59 miliar namun hal tersebut ditolong oleh surplus non migas sebesar US$ 3,96 miliar.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads