Ketua Umum Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Indonesia Trisetyo Budiman bahkan mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus seger turun tangan mengatasi masalah daging sapi ini.
"Mau nggak mau RI 1 (Presiden SBY) harus turun tangan. Ini masalah sudah bahaya sekali," kata Trisetyo saat dihbubungi detikFinance, Rabu (6/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kami sudah menyuarakan dari 6 bulan yang lalu. Asosiasi itu banyak. Semua itu sudah ngomong kurang, kurang, kurang, banyaknya demio demo di pasar tradisional. Indikator itu sudah nasional. Masa nggak selesai sih gini aja," tegasnya.
Bahkan, dia sedikit menyinggung permasalah kedelai beberapa waktu lalu, yang mana pemerintah cepat tanggap menyelesaikannya. "Kenapa tempe itu cepat? Tapi daging lama?" tambahnya.
Lebih lanjut Trisetyo mengatakan, bukan tidak mungkin jika tak segera teratasi, pihak asosiasi melalui Komite Daging Jakarta akan melayangkan surat kepada Presiden SBY agar segera turun menangani hal ini.
"Teknisnya nanti kita bisa mengajukan surat melalui organisasi kita. Ini harus ditangani oleh Presiden karena ledakannya sudah jelas. UKM 50 juta itu 20-30 % bergerak di makanan. Bayangin itu kalau terganggu. Mati kita," tegasnya.
(zlf/ang)










































