Konsorsium BUMN dipimpin oleh PT Adhi Karya Tbk mengajukan pembangunan monorel yang menghubungkan kawasan Bekasi Timur, Cawang, Cibubur, hingga Kuningan Jakarta. Jarak Bekasi Timur ke Cawang bisa ditempuh 24 menit.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan usai presentasi dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dalam jumpa pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
"Kalau pakai kendaraan jauh lebih lama. Waktu tempuh lebih singkat dan terjamin. Bisa hemat tenaga dan BBM," kata Kiswo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Kiswo, kapasitas angkut rute Bekasi Timur-Cawang mencapai 94.600 penumpang per hari, dengan dilayani oleh 8 kereta. Rute Cibubur-Cawang bisa mengangkut 53.600 penumpang per hari dengan dilayani oleh 6 kereta, kemudian rute Cawang-Kuningan bisa mengangkut 42.700 penumpang per hari dengan dilayani oleh 4 kereta.
Sementara jarak antar kereta saat jam sibuk adalah 6 menit dan saat jam biasa adalah 15 menit.
Rute yang keseluruhan panjangnya 39,036 km ini bakal menelan Rp 8,004 triliun. Namun Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan menjelaskan, pembangunan monorel tersebut tidak akan menggunakan uang negara, baik APBD maupun APBN. Perbankan BUMN akan dikerahkan untuk mendukung pembiayaan proyek ini.
Seperti diketahui, untuk proyek monorel lama yang membangun kembali tiang-tiang yang terbengkalai, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk PT Jakarta Monorail.
(hen/dnl)










































