Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perindustrian belum sampai saat ini belum punya tugas khusus untuk menangani kebutuhan daging nasional.
Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan setuju dengan Wakil Ketua Umum Urusan Badan Logistik Dan Pemberdayaan Daerah Kadin Natsir Mansyur yang mengatakan harus ada spesialisasi pengurusan daging di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wacana spesialisasi itu, antara Kementerian Pertanian, Perindustrian, dan Perdagangan harus mempunyai tugas masing-masing untuk urusan daging. Menurut Bachrul Kementerian Pertanian khusus menangani masalah penggemukan dan sapinya sedangkan perindustrian yaitu pemotongan sapi impor untuk industri. Mengenai tugas Perdagangan berkonsentrasi pada pemenuhan kebutuhan konsumen.
"Jadi sudah saatnya punya pikiran kita meletakkan fungsi ini dan pengaturan agar lebih baik," katanya.
Jika spesialisasi tugas ini dilakukan, Bachrul meyakini swasembada daging di 2014 akan tercapai dan masalah daging tidak akan terjadi.
"Permasalahan daging harus dilakukan oleh semua stakeholder terutama konsumen. Masukan dari Kadin menurut mereka masalah daging bisa diselesaikan. Sudah waktunya Pertanian ada di urusan suplai dan demandnya ke kita (Perdagangan) jadi harus ada pembagian," tandasnya.
(wij/dnl)











































