Dirut RNI Ismed Hasan Putro menjelaskan nantinya untuk Rajawali Mart akan difokuskan untuk membidik konsumen non rumah tangga dengan menjual produk seperti kebutuhan makanan dan minuman ringan.
"Kalau Waroeng itu untuk konsumen rumah tangga, karena jual minyak goreng beras. Rajawali mart di Kuto tidak ada beras karena membidik bule. Disana jual kondom, rokok dan bir" tutur Ismed di Kantor Pusat RNI Mega Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada tawaran KAI 48 stasiun bangun Rajawali Mart. Kita juga bikan di Bandara Ngurah Rai dan seluruh bandara kerjasama dengan AP (Angkasa Pura), pelabuhan juga dibuka dengan menggadeng Pelindo," tambahnya.
Untuk gerai Rajawali Mart, hingga akhir tahun 2013, RNI berencana membuka hingga 50 gerai di Bali dari 15 gerai yang telah ada. Ismed beralasan, secara marjin, gerai di bali berkontribusi sangat besar terhadap laba. "Di Bali marjin bisa capai 100%," cetusnya.
(hen/dru)










































