"Menteri Negara BUMN Bapak Dahlan Iskan, berulang kali menegaskan kepada direksi, manajemen serta para karyawan untuk tetap bekerja secara profesional, berintegritas tinggi dan bekerja keras agar Merpati tidak tutup. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa Merpati akan menjadi perusahaan besar, kuat dan profesional,β tutur Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo dalam siaran pers, Sabtu (16/2/2013).
Menurutnya, saat ini Merpati tengah dalam posisi bangkit dari keterpurukan. Para direksi, manajemen, karyawan dan para crew Merpati sudah menunjukkan prestasinya dengan pencapaian load factor 85% pada masa low season.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa langkah strategis yang telah dilakukan maskapai yang baru saja ditinggal pengunduran diri oleh dua direksinya ini seperti sinergi dengan PT Pos Indonesia (Persero) dalam pengadaan pesawat untuk keperluan logistik dan pengangkutan penumpang.
Sementara dengan pihak luar, antara lain menggandeng STAA Singapore di bidang pendidikan dan pelatihan pilot Airbus A320 serta peningkatan kualitas perawatan pesawat terbang di Merpati Maintenance Facility (MMF).
"Selain itu Merpati juga sudah menandatangani kerjasama dengan lembaga investasi dari luar dalam hal pengadaan pesawat Airbus A320 dengan sistem KSO (kerjasama operasi). Pihak investor penyediakan pesawat Airbus terbaru, Merpati yang akan mengoperasikan untuk melayani penerbangan domestik," sebutnya.
Maskapai yang didirikan sejak 50 tahun lalu ini juga berkomitmen untuk mengembalikan masa kejayaannya di Indonesia Timur.
"Dulu pernah menguasai 25% market share. Namun sekarang tertinggal jauh, oleh karena itu para karyawan, direksi, komisaris dan crew punya semangat yang tinggi untuk terus meraih kembali pangsa pasarnya dan membawa Merpati menjadi lebih baik," cetusnya.
(feb/ang)











































