Langkah awal, Dahlan menunjuk Direktur Komersial dan Teknologi Perum LKBN ANTARA, Hempi Nartomo Prajudi untuk menjadi Dirut PNRI.
Hal ini dilakukan untuk menyehatkan korporasi PNRI sebelum siap diakuisisi Antara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sehat dan menjadi anak usaha Antara, PNRI yang bergerak dalam bidang percetakan bisa menjadi mesin uang Antara sehingga Antara tidak lagi tergantung pada pendapatan public service obligation (PSO) dari pemerintah.
Sementara untuk Balai Pustaka, Dahlan menjelaskan tahap awal utang-utang di perusahaan percetakan dan penerbitan buku itu, terlebih dahulu dibersihkan melalui penjualan aset. Setelah itu dilajutkan proses akuisisi.
"Balai pusataka negatif keuangannya dihilangkan dulu dengan cara jual aset. Gedung dijual," cetusnya.
(hen/dru)










































