Kereta Cepat Dibangun, Singapura-Kuala Lumpur Hanya 90 Menit

Kereta Cepat Dibangun, Singapura-Kuala Lumpur Hanya 90 Menit

Wahyu Daniel - detikFinance
Selasa, 19 Feb 2013 16:26 WIB
Kereta Cepat Dibangun, Singapura-Kuala Lumpur Hanya 90 Menit
Singapura -

Malaysia dan Singapura semakin meninggalkan Indonesia soal transportasi massal. Kedua negara ini kompak untuk membangun kereta cepat yang menghubungkan 2 negara.

Kesepakatan pembangunan kereta cepat ini dibuat oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dalam pertemuan di Singapura.

Lewat proyek ini, diharapkan ke depan, wilayah Asia Tenggara bisa terhubung hingga ke China melalui sistem kereta cepat. Rencananya, proyek ini bakal rampung di 2020 dan jarak tempuh antara Singapura dan Kuala Lumpur akan dipangkas menjadi hanya 90 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan pengembangan strategis kedua negara yang secara dramatis bakal meningkatkan konektivitas antara Malaysia dan Singapura," ujar pemimpin pemerintahan kedua negara tersebut dalam pernyataannya di Singapura dikutip dari AFP, Selasa (19/2/2013).

"Ini akan memfasilitasi dan mempercepat perjalanan antara Kuala Lumpur dengan Singapura, mempererat jaringan bisnis, dan membawa orang Malaysia dan Singapura menjadi lebih dekat," lanjut pernyataan terseut.

Saat ini masih ada rel-rel bekas peninggalan penjajahan Inggris di dua negara tersebut. Ini akan diperbaharui demi menyambung kereta cepat tersebut.

"Kedua kota ini (Singapura dan Kuala Lumpur) akan saling melengkapi, dua negara ini akan melihat bahwa tak ada lagi batasan dan perbedaan di antara keduanya," ujar Najib.

Sementara Lee mengatakan, dengan kereta cepat ini, warga Singapura bisa makan siang bersama teman-temannya di Kuala Lumpur pulang-pergi dalam sehari. Nilai proyek kereta ini mencapai US$ 2,5 miliar hingga US$ 3,5 miliar.

Jarak 90 menit ini cukup cepat dibandingkan dengan mobil yang memakan waktu 4 jam termasuk mengurus soal imigrasi, dan 5 jam dengan bus. Sementara dengan pesawat memang kurang dari satu jam, namun ada tambahan waktu untuk check in, imigrasi, dan pengambilan bagasi.

"Ini langkah strategis kedua negara dan bakal menimbulkan pandangan berbeda," ujar Lee.

Malaysia dan Singapura merupakan anggota ASEAN, kedua negara berharap 10 negara ASEAN disatukan dengan kereta dan terhubung sampai ke China, bahkan India. Memang ASEAN berencana membuat jalur kereta dari Singapura hingga Kunming di China.

Menurut data ASEAN, ada sekitar 4.069 kilometer jalur kereta yang harus dibangun untuk menyambung hingga ke China.

(dnl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads