Menurut Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi pihak Kemenparekraf akan mengusung misi kuliner di acara tersebut.
"Kemenparekraf juga akan mempromosikan tujuan wisata. Jadi ini pameran yang terpadu. Mulai dari rendang sampai sate juga akan kita kenalkan dan presentasikan. Restoran Indonesia yang ada di Zurich, kita memilih satu restoran, namanya pasar Indonesia untuk menampilkan berbagai makanan Indonesia," ungkap Gusmardi di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu (20/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Produk-produk yang kita tampilkan furnitur, handicraft, fashion, jadi ada fashion batik dan lainnya. Ada peragawatinya nanti akan kita tampilkan," ujarnya.
Dengan adanya acara ini, Gusmardi berharap produk Indonesia bisa dikenal baik oleh masyarakat Swiss. Tidak hanya itu Indonesia juga berharap Swiss bisa menjadi bidikan ekspor produk Indonesia seperti produk tekstil, kakao maupun lainnya.
"Kita berharap bisa memperkenalkan Indonesia secara utuh kepada pengunjung di Swiss. Swiss pasar yang cukup baik untuk Indonesia sehingga melalui acara ini, banyak orang mengetahui produk apa yang dihasilkan yang cukup produktif sehingga bisa dijual ke Swiss. Hal ini jelas akan meningkatkan ekspor dan penjualan kita ke sana," cetusnya.
(wij/hen)











































