Penggunaan Gas Meningkat Jika Subsidi BBM Dicabut
Jumat, 01 Okt 2004 18:12 WIB
Jakarta - Penggunaan energi alternatif, seperti gas, diyakini meningkat jika subsidi BBM dicabut pada tahun depan. Karena itu, infrastruktur pendistribusian gas yang saat ini masih jauh tertinggal diharapkan segera diperbaiki.Demikian diungkapkan Ketua Ikatan Ahli Teknik Minyak Indonesia (IATMI) Kardaya Warnika, kepada wartawan di Bale Air, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (1/10/2004)."Kalau jumlah subsidi BBM diturunkan, maka dipastikan kebutuhan energi alternatif akan meningkat. Orang akan terdorong untuk diversifikasi energi, seperti gas," ujar Kardaya.Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan gas yang cukup besar, yakni mencapai triliunan kaki kubik. Dari jumlah itu, masih sedikit gas yang dikembangkan. "Pengembangan gas akan memakan waktu 3-5 tahun. Diharapkan banyak pihak yang terdorong untuk mengembangkannya," jelasnya.Terkait hal itu, Kardaya berharap, distribusi gas dapat berjalan dengan baik. "Saya sendiri yakin infrastuktur gas akan dapat dikejar segara agar pemanfaatan gas dapat dilakukan secara optimal," demikian Kardaya.
(djo/)











































