Dahlan Iskan Minta BUMN Dapat Jatah Impor Daging Sapi

Dahlan Iskan Minta BUMN Dapat Jatah Impor Daging Sapi

- detikFinance
Senin, 25 Feb 2013 18:54 WIB
Dahlan Iskan Minta BUMN Dapat Jatah Impor Daging Sapi
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta agar perusahaan pelat merah harus diberi kesempatan yang sama sebagai importir daging sapi. Pertimbangannya karena marjin atau keuntungan impor daging sangat besar untuk menopang pengembangbiakan sapi bakalan.

Selain itu, BUMN bisa berperan mengontrol harga daging. Namun, mantan bos PT PLN ini mengatakan keuntungan hasil impor itu, kemudian bisa digunakan untuk mensubsidi bagi BUMN yang melakukan pengembangan sapi atau pengembangan anakan sapi.

"BUMN mengajukan misal RNI (Rajawali Nusantara Indonesia), impor betina produktif sekaligus minta impor daging. Saya minta diperlakukan adil dengan swasta. Saya juga minta untuk produksi anak (sapi)," tutur Dahlan di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (25/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, para impor daging sapi swasta nasional terlalu menikmati keuntungan yang sangat besar namun tidak memiliki kewajiban atau
tanggungjawab mengembangkan sapi di dalam negeri.

Hal ini telah memicu Indonesia ketergantungan pada impor dan melambungnya harga daging. Sementara itu, jika izin diberikan kepada BUMN maka problem BUMN seperti PT Berdikari, PTPN dan PT RNI dalam memperoleh atau menghasilkan anakan sapi dapat diselesaikan karena marjin impor diberikan untuk pengembangan bibit.

"Selama ini memproduksi anak itu memerlukan biaya untuk lahirkan satu anak sapi biaya Rp 9 juta. Artinya mulai pelihara sampai hamil hingga usia 2 tahun. Tapi harga anak sapi maksimal Rp 5 juta. Kalau problem ini tak diatasi dan tak ada yang mau atasi maka seumur hidup Indonesia akan terus impor daging," tambahnya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads