Kerjasama ditandai dengan kehadiran Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark Pia Olsen Dhyr dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alishjabana di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (4/3/2013)
"Indonesia dan Denmark sudah menyepakati kerja sama sumber daya alam dan lingkungan, Denmark akan menginvestasikan US$ 50 juta di Indonesia untuk mengatasi environemental concern untuk pembangunan indonesia," ungkap Olsen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir penting memastikan kita bisa punya pertumbuhan ekonomi tapi tetap punya sustainable economy," ucapnya.
Olsen menuturkan, Denmark saat ini berhasil memajukan ekonomi tanpa menambah konsumsi energi. Dengan apa yang sudah dilakukan di negaranya, Olsen mengaku akan aplikasikan di dalam negeri Indonesia.
"Kami di Denmark sudah tiga kali lipat tanpa menambah konsumsi energi kami. Pengalaman ini ingin kami bagi dengan Indonesia, kami bisa eksplorasi energi tapi bisa juga sektor lain dan bagaimana bisa lebih efisien dengan penggunaan air," pungkasnya.
Pemerintah Denmark, lanjutnya, akan mendukung program pemerintah Indonesia untuk sektor ini. Satu teknologi bernama Danish adalah contoh dukungan tersebut.
"Indonesia-Denmark melihat sangat penting untuk saling berkomitmen soal lingkungan dan kami akan transfer teknologi untuk mengatasi persoalan ini," tutup Olsen.
(dnl/dnl)











































