Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Mar 2013 16:50 WIB

KPPU akan Selidiki Penyebab Mahalnya Harga Bawang Putih

- detikFinance
Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menyelidiki penyebab melonjaknya bawang putih di pasar dalam negeri. Walaupun kementerian pertanian menuturkan penyebabnya karena telatnya Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Komisioner KPPU Munrokhim Misanam mengatakan bahwa hal ini menjadi fokus KPPU untuk mengetahui secara detail penyebabnya.

"Ini prioritas kita untuk bisa mengetahui alasan harga bawang putih yang terus mengalami lonjakan. Tentu ini menjadi target kita dan masuk dalam agenda kerja kita," ungkap Munrokhim kepada detikFinance, Senin (11/3/2013).

Ia mengaku belum bisa mengatakan adanya praktik kartel yang menyebabkan harga bawang putih melesat naik hingga Rp 36.000-38.000 per Kg. "Ini belum spesifik mengarah ke sana (praktik kartel) tetapi saya ungkapkan ini menjadi target kita," imbuhnya.

Menurutnya KPPU sebagai lembaga independen akan menyelidiki hal yang tidak wajar. Sebelumnya KPPU juga mengendus adanya praktik kartel yang membuat harga daging sapi melambung hingga Rp 95.000/kg.

"Kita pakai skala prioritas dan tunggu hari Rabu. Kalau ada hal-hal yang kita lihat dan amati tidak wajar kita akan telusuri ke sana karena hal ini menyangkut orang banyak. Untuk daging perkembangannya sampai saat ini kita sudah dipanggil dan surat sudah diproses tetapi detailnya nantilah," cetusnya.



(wij/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com