"Lokasi Tanjung Perak didesain dengan lapangan yang sempit-sempit. Memang desainnya seperti itu. Arus menuju pelabuhan kecenderungan terhambat. Ini harusnya dibangun pelabhuan dengan lapangan yang besar," kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo III Husein Latief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/3/13).
Ia mengatakan, pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan mulai beroperasi pada 2014 mendatang. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penataan untuk menyempurnakan selesainya pelabuhan ini. "Makanya sambil melaksanakan penataan-penataan, kami melakukan pembangunan jadinya akan terjawab 2014 akan dioperasikan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini kan dikeluhkan lamanya waiting time kontainer maupun kapal atau kargo masuk pelabuhan. Ini dibangun untuk mempercepat," kata Husein.
Ia menyebutkan, selama ini kapal-kapal peti kemas untuk bisa masuk pelabuhan bisa sampai 4 hari, untuk kapal curah kering 3-4 hari, general kargo 3-4 hari.
"Kontainer kapal-kapal peti kemas tertinggi 4 hari untuk domestik. Rata-rata 1,6 hari atau kurang lebih 30 jam. Untuk kapal curah kering 3-4 hari nanti akan menjadi 2 hari, general cargo 3-4 hari. Nanti setelah beroperasi akan ditata lagi kurang dari 1 jam, bahkan menjadi nol waiting time-nya," ujarnya.
(/)











































