Jelang Lebaran di Semarang, 3 Jenis Sembako Merangkak Naik
Kamis, 07 Okt 2004 16:37 WIB
Jakarta -
Seperti biasa, menjelang puasa dan lebaran harga sembako (sembilan bahan pokok) naik. Di Semarang, seminggu sebelum puasa, 3 jenis sembako merangkak perlahan.Ketiga jenis sembako itu antara lain, daging ayam potong, telur, dan cabe merah biasa. Daging ayam potong yang sebelumnya Rp 11 400 per Kg naik menjadi Rp 11.600. Telur ayam naik dari Rp 150, dari 6.700 per Kg naik menjadi Rp 6.850 Sedangkan, cabe merah biasa Rp 800, dari Rp 11.600 per Kg naik Rp 800 menjadi Rp 4.400 per kg.Hal tersebut terungkap dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng dari pantauannya terhadap 5 pasar tradisional di Semarang, Jawa Tengah, dalam seminggu terakhir. Ke-5 pasar tradisonal yang jadi pantauan adalah Pasar Karangayu, Pasar Gayamsari, Pasar Peterongan, Pasar Bulu, dan Pasar Johar.Salah satu pedagang di Pasar Peterongan Salim membenarkan adanya kenaikan beberapa jenis sembako. Dia menduga kenaikan itu disebabkan banyaknya permintaan dari masyarakat. Terutama mereka yang bersiap-siap menyambut puasa."Di sisi lain, kami kesulitan mendapatkan barang dari agen-agen dan penyalur. Jadi harganya naik," kata Salim ketika ditemui di kiosnya, Kamis (07/10/2004).Salim menambahkan untuk harga jenis sembako lainnya masih terhitung stabil. Tidak ada kenaikan yang berarti. Bahkan, ada beberapa yang mengalami penurunan harga."Selama sepekan terakhir terjadi pada daging sapi turun sebanyak Rp 600 menjadi Rp 33.600 per Kg. Cabe merah keriting turun Rp 300 menjadi Rp 3600 per Kg. Minyak goreng curah juga turun," paparnya.Kenaikan harga sembako ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga lebaran mendatang. Kemudian, juga akan dilanjutkan dengan Natal dan Tahun.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































