PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, mulai hari ini pengoperasian kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek berlangsung selama 22 jam. Ini dilakukan sebagai upaya melayani besarnya animo masyarakat Jabodetabek.
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kepada detikFinance, Senin (1/4/2013).
"Ini upaya yang sangat besar untuk melayani animo masyarakat Jabodetabek dalam menggunakan KRL dengan lebih nyaman dan sesuai kebutuhan. Dengan makin bertambahnya armada yang dijalankan, tentunya kami berharap bahwa ketertiban masyarakat juga makin membaik untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Kami akan meningkatkan pelayanan dan pengamanan penumpang dengan maksimal juga," tutur Jonan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KRL terakhir berangkat dari Stasiun Jakarta Kota jam 00.25 WIB menuju Bogor, dan tiba di Stasiun Bogor jam 01.46 WIB. Sedangkan KRL terakhir dari Tanah Abang jam 23.30 WIB menuju Serpong, dan akan tiba di Serpong jam 00.05 WIB," jelas Jonan.
Selain itu, KRL menuju Bekasi terakhir jam 22.25 WIB dan akan tiba di Stasiun Bekasi jam 23.09 WIB. Untuk lintas Tangerang, KRL terakhir menuju Tangerang dari Stasiun Duri jam 21.35 WIB dan akan tiba di Stasiun Tangerang pukul 22.05 WIB.
"Jadi praktis pengoperasian KRL setiap hari sekitar 22 jam," imbuh Jonan.
Sebelumnya diberitakan, jumlah perjalanan KRL pun bertambah dari 514 perjalanan menjadi 575 perjalanan. Penambahan jadwal adalah sebagai berikut:
- Lintas Bogor-Jakarta/Lingkar Jakarta dari 229 perjalanan menjadi 266 perjalanan KRL per hari.
- Lintas Bekasi-Jakarta/Kota dari 84 perjalanan menjadi 103 perjalanan per hari.
- Lintas Tanah Abang-Maja/Parung Panjang/Serpong dari 74 perjalanan menjadi 82 perjalanan KRL per hari.
- Lintas Tangerang-Duri dari 40 perjalanan menjadi 44 perjalanan KRL per hari.











































