Menurut Bayu, khusus untuk DKI Jakarta, ketiga komoditas pangan tersebut sudah mengalami penurunan yang signifikan terutama bawang putih yang sudah turun sampai 62%.
"Di DKI ini perbandingannya antara 1 April 2013 dengan data yang diambil 16 Maret 2013 di Pasar Kramat Jati. Ada penurunan harga sebesar 38,9% untuk cabe keriting, 17,8% untuk bawang merah, 62% untuk bawang putih," ungkap Bayu saat melakukan konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Selasa (2/04/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kota yang masih tinggi itu di Surabaya khusus bawang merah dengan harga kenaikan 12%. Tetapi kebanyakan untuk kota lain di semua ibukota provinsi sudah turun. Samarinda mungkin cabe merah masih naik, Palu dan Manokwari juga bawang merah masih naik namun di Banda Aceh bawang putih sudah turun hingga 55%," katanya.
Ia pun mengakui bahwa inflasi Maret 2013 sebesar 0,63% diakibatkan oleh naiknya harga komoditas pangan merupakan kombinasi antara bawang putih, bawang merah dan cabai serta produk hortikultura seperti buah jeruk impor.
"Inflasi 0,63% atau 80,9% itu datang dari inflasi bahan makanan dengan kombinasi bawang putih, bawang merah, jeruk dan cabe," cetusnya.
(/)










































