BI Tak Siapkan Kebijakan Khusus Menjelang Hari Raya

BI Tak Siapkan Kebijakan Khusus Menjelang Hari Raya

- detikFinance
Jumat, 08 Okt 2004 14:43 WIB
Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjudin menegaskan sejauh ini Bank Indonesia tidak menyiapkan kebijakan khusus di bidang moneter terkait dengan datangnya Ramadan, Idul Fitri, Natal dan tahun baru."Ini kan seasional, hal yang biasa menjelang puasa, lebaran dan natal dimana akan terjadi tambahan permintaan. Tapi itu sudah menjadi hal yang biasa buat kita jadi tidak perlu ada kebijakan khusus. Kita biasa menanganinya," ungkap Aslim Tadjudin saat dicegat usai sholat Jumatan di Masjid Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2004).Meski tidak menyiapkan kebijakan khusus, BI tetap akan menjaga besaran uang beredar sehingga tekanan inflasi bisa terjaga. "Jadi tidak ada tambahan, kita sudah punya target jadi kita konsisten dan displin disitu. Jadi kita hanya jaga saja," kata Aslim.Namun, diakuinya disisi lain pemerintah perlu menjaga suplai dan distribusi bahan baku menjelang lebaran agar suplai berjalan dengan lancar. Terkait dengan inflasi 3 bulan terakhir dimana terdapat beberapa hari raya, Aslim tetap yakin inflasi bisa dijaga dan optimis bisa mencapai target 7 persen. Namun, jika dalam 3 bulan terakhir inflasi bisa dijaga di level 3 persen bahkan 2 persen maka BI optimis inflasi bisa di bawah target yang ditetapkan."Untuk year on year sekarang kan sudah 6,2 persen dan Januari sampai September 3,8 persen. Jadi kalau kita bisa jaga di tiga bulan terakhir misalnya 3 persen maka bisa 6,8 persen atau dibawah 7 persen. Tapi kalau bisa lebih rendah lagi misalnya 2 persen itu lebih bagus," tegasnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads