"Untuk kereta, kita mempunyai beberapa kereta lama yang bisa kita modifikasi untuk angkut ternak. Termasuk angkut ke RPH (rumah potong hewan) berupa daging beku, jadi nanti gerbongnya ada pendingin. Teknologi modifikasi untuk kereta pendingin ini buatan dalam negeri," ungkap Menteri Perhubungan EE Mangindaan usai rakor pangan di kantor Menko Perekonomian Jakarta, Jumat (5/04/2013).
Ia mengungkapkan kereta khusus angkut daging dan ternak ini telah disesuaikan dengan keberadaan rumah pemotongan hewan (RPH)."Namun ini kan kereta khusus di Jawa. Tahun ini sudah bikin. Nanti rute kereta akan disesuaikan dengan keberadaan RPH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkutan hortikultura kita tak ada masalah. Yang masalah adalah mengangkut ternak. Sekarang ada beberapa kapal Pelni yang sudah dioperasikan untuk angkut ternak. Satu sudah selesai dan tahun ini akan ada dua atau tiga lagi kapal yang akan kita operasikan untuk itu. Nanti petunjuknya dari Mentan (menteri pertanian)," cetusnya.
(wij/hen)











































